Beranda
Berita
PERKEMAHAN AKBAR PERJUSAMI DEWAN AMBALAN RAGASENA SMK NEGERI 2 BANJARBARU TANGGAL 5,6,7 JUNI 2025.
NS
Peliput: NS
Editor: NS
08 Jun 2026 13:28
3x dilihat
Gerakan Pramuka selalu punya cara tersendiri untuk menanamkan nilai-nilai karakter, kedisiplinan, dan keluhuran budi pekerti kepada anggotanya. Salah satu tradisi yang paling dinanti dan selalu berhasil membawa suasana khidmat dalam setiap perkemahan Pramuka Penegak adalah pelaksanaan Upacara Adat Ambalan.
Dua tokoh pahlawan baik tokoh pahlawan Budaya ataupun tokoh Pahlawan Nasional, dari Kalimantan Selatan. Yaitu NYAI KUMALASARI dan PANGERAN ANTASARI.
Bukan sekadar seremonial biasa, upacara adat—baik saat pembukaan (Buka Adat) maupun penutupan (Tutup Adat)—merupakan simbolisasi dari dimulainya babak baru perjuangan, pembelajaran, serta penempaan diri bagi para penegak di alam terbuka.
Simbolisme Pusaka Adat: Lebih dari Sekadar Prosesi
Dalam tradisi Pramuka Penegak, setiap Ambalan memiliki "Pusaka Ambalan" yang khas—bisa berupa kapak, keris, tombak, atau senjata adat lainnya yang sarat akan makna filosofis.
Dua tokoh pahlawan baik tokoh pahlawan Budaya ataupun tokoh Pahlawan Nasional, dari Kalimantan Selatan. Yaitu NYAI KUMALASARI dan PANGERAN ANTASARI.
Bukan sekadar seremonial biasa, upacara adat—baik saat pembukaan (Buka Adat) maupun penutupan (Tutup Adat)—merupakan simbolisasi dari dimulainya babak baru perjuangan, pembelajaran, serta penempaan diri bagi para penegak di alam terbuka.
Simbolisme Pusaka Adat: Lebih dari Sekadar Prosesi
Dalam tradisi Pramuka Penegak, setiap Ambalan memiliki "Pusaka Ambalan" yang khas—bisa berupa kapak, keris, tombak, atau senjata adat lainnya yang sarat akan makna filosofis.
Bagikan Berita Ini: